r
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Singgasana Kebohongan

SINGGASANA jangan sampai membuat nurani membatu dan tak kenal belas kasihan, jiwa tumpul dan nalar mampet. Ketika kebohongan sudah dianggap kejujuran, mau kemana dibawa hidup ini.
 
 
meminjam humor dari seorang teman :
Cerita Di Negeri Indocitra :

Sebuah berita surat kabar, mengutip pernyataan tokoh - tokoh yang tidak puas dengan Pemerintah , Ada berita dengan judul : "Berdasarkan Pengkajian Ilmiah, dari Seratus Pernyataan Presiden Lima Puluh Prosen Diantaranya adalah Bohong ! "

Keberatan dengan Judul berita tersebut , Presiden , melalui Menkopolhukam minta agar berita tersebut diralat.

Setelah pertemuan dengan pak menteri, kemudian muncul Ralat : " Mohon maaf -- berikut RALAT terhadap berita kemarin. Berdasarkan Pengkajian Ilmiah, dari Seratus Pernyataan Presiden, Lima Puluh Prosen diantaranya adalah TIDAK BOHONG. Demikian Ralat ini diterbitkan dan berita tersebut diperbaiki !

Kipas angin

Berhembus santai di depan hidungku
Membawa kabar penyejuk raga
Diputar baling-baling serong
Kokoh dari plastik
Ku terbayang belaian kasih dari rambut mahkota perempuanku
Meraba kulitku, sejuk..

Kipas angin seujung tanganku
Perempuanku entah dimana
Kipas angin membelaiku
Perempuanku merayu siapa
Kipas angin saudaraku, damai

Warna tulangmu biru
Perempuan anak siapaku
Punya hidung mancung ke dalam
Tak seindah bibirmu
Tak seindah betismu
Jauh dari kekenyalan tubuhmu

Meski rindu tak terkata
Berharap angin membawamu
Disetiap putaran baling-baling kipas angin
Sebab rinduku sudah kutitipkan bersama doa-doaku, getar-getar hatiku
Alunan gitarku, merdu suaraku
Dan kehinaanku
Aku ingin melamarmu
Kipas angin bawalah aku kepadanya

Puisi Inayah di Metro TV

Puisi yang sangat mengharukan dari putri almarhum Gus Dur, Inayah (mohon izin untuk diposting disini ya mbak...)
satu bait yang tak terecord karena rekaman di videonya tak jelas….

------------------




Bapak, boleh aku minta tolong diajari
bantu aku memahami

Karena bapak kan katanya
Presiden paling pandai seantero negeri
intelektualitasnya sudah diakui
mbok ya, anakmu ini diajari
memahami semua ironi ini

Pak, kenapa mereka dulu selalu menghina
mengatakan, presiden kok buta
Padahal sebenarnya, bapaklah yang mengajari kita
untuk melihat manusia seutuhnya
tanpa embel2 jabatan atau harta
suku atau agama
tak peduli bagaimana rupanya

Pak, mengapa dulu mereka melecehkan
mengatakan presiden kok tidak bisa jalan sendirian
(Jalan Pun harus Dituntun
tapi bukankah bapak yang selalu menuntun)*
Rakyat Indonesia menuju demokrasi dan keadilan yang sesungguhnya

Pak bisa tolong jelaskan
kenapa orang-orang yang dulu bapak besarkan
malah justru menjatuhkan
menggigit tangan orang yang memberi makan
apa mereka telah lupa akan apa yang bapak ajarkan
bahwa hidup adalah pengabdian
yang tak boleh meminta harta atau jabatan

Pak, tolong beri kami jawaban
lewat mimpi atau pertanda
lewat simbol juga akan kudengar

Pak, tolong pak
tolong aku diajari!

* yang dalam kurung kurang jelas..dan yang terakhir kelihatannya belum selesai sepenuhnya


Kau PuisiDi negeri orang: Puisi penyair Indonesia eksilTelaah Puisi: Kumpulan Kritik Dan Esei

Karena Ayahku

Karena Ayahku
By : Inayah (anak Gus Dur)
(mohon izin buat mbak Inayah)

Kalau aku orang dermawan karena Ayahku yang mengajarkan
kalau aku jadi orang toleran, itu karena ayahku yang menjadi panutan

kalau aku jadi orang beriman, itu karena ayahku yang menjadi imam
kalau aku jadi orang rendah hati, itu karena ayahku yang menginspirasi

kalau aku jadi orang cinta kasih, itu karena ayahku memberi tanpa pamrih
kalau aku bikin puisi ini, karena ayahku yang rendah hati.


Sumber : detik.com, Rabu, 6 Januari 2009

Cinta, Kedamaian, Kasih Sayang dan Sejahtera

Hari ini aku bertemu dengan Cinta, Kedamaian, Kasih Sayang dan Sejahtera.

mereka bertanya,

tentang udara kotaku yang kotor,

tentang selokanku yang sumbat oleh sampah dan berbau amis,

tentang diriku dan tetanggaku yang miskin dan lemah,

tentang sekolahku yang reot, beratap jerami ber-alas-kan bumi

tentang hutan gundul disekelilingku,

tentang banjir yang senantisa datang,

tentang tuanku yang masuk bui karena korupsi,

tentang anak kecil yang menjajakan dirinya,

tentang alamku yang dikuras tanpa batas,

tentang laut, sungai dan danauku yang semakin dangkal,

tentang rumah-rumah kumuh yang sesak dan berjejal

tentang biaya belanja yang sangat mahal,

aku terdiam tak mampu menjawab...!

hari ini, Cinta, Kedamaian, Kasih Sayang dan Sejahtera datang kepadaku,

singgah dikedalaman hatiku..

bertanya dan mengajakku berkeliling...

tetapi aku tak sempat menemani mereka berkeliling, karena aku sibuk dengan urusanku sendiri....

mohon maaf,,,

aku memberikan alamat anda semua...

agar mereka singgah dan menetap!

Semoga?!.

By:jonro

Waktu "Sepi"

Saat ini aku benar2 merasa 'kosong'
Jiwaku mengembara di belantara hasrat...
Sepi..!
Dalam sepi aku berlomba
Sendirian mengejar waktu
Waktu tak pernah berhenti sementara aku semakin lelah dan renta.
Entah sampai kapan?????

Seandainya waktu berbentuk lingkaran..
Aku ingin kembali...
Mengulangi perjalanan…untuk menjadi lebih baik

Mungkinkah....??!!!

Kesepian

Di jakarta begitu banyak keramaian
tempat hiburan jenis apa pun ada,
dimana setiap orang bisa ber hahaha hihihih sepuasnya
yang penting bisa bayar

tapi aku selalu berpikir..
terlalu banyak orang yang Kesepian di Jakarta

termasuk Aku...!!! :(

NarCism...?

Bener ga seh kalo bikin blog itu narsis???
????
gw bingung mau jawab-nya..
Asal muasal kata "narsis" aku gak tau sama sekali
konon lagi artinya... boro-boro ngerti..
...
....
tapi yang jelas.. gw bikin blog karena pengen aja
bukan mau jual tampang atau sok keren,sok gaul, sok ke-pede-an, sok,sok
apalagi jual diri (amit2)

...

terserah mau dikatain Narsis
yang penting gw pengen menumpahkan "Sedikit Hal" yang mungkin sudah pernah, sedang atau akan saya lakukan

bisa juga untuk menjadi media/alat menyimpan histori gw..
atau apalah...

terserah..
terserah
terserah..

Bravo Narcism !!!!

Pengikut